Bab 494
"Selama kamu nggak memilih cerai, apa artinya dua puluh miliar ini?"
Shayne berjalan menghampirinya, memeluknya dengan lembut, menundukkan kepala sedikit dan menempelkan bibir ke pipinya.
"Merry, kamu seharusnya tahu mana yang menguntungkanmu."
Merry memalingkan wajahnya.
"Aku ingat kita sudah mengesahkan aset kita sebelum menikah. Saham dan asetmu nggak ada hubungannya denganku."
Pria itu mencium pipinya dengan penuh kasih sayang. "Kita bisa mengesahkannya lagi."
Merry mengangkat alisnya karena terkejut, ekspresi tertarik terpancar di wajahnya.
"Oh, berapa yang ingin kamu berikan padaku?"
Shayne menatapnya, pupil matanya yang gelap memantulkan bayangan Merry.
"Kamu mau berapa?"
Merry tersenyum. "Shayne, apa kamu nggak bosan dengan omonganmu? Kamu pikir aku menginginkan berapa banyak? Manusia pada dasarnya serakah, tentu saja aku menginginkan semuanya."
Waktu seakan berhenti sejenak.
Shayne menatapnya dengan serius lalu terdiam cukup lama.
Merry tidak merasa kecewa.
Lagi pula, dialah y

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link