Bab 65
Begitu melihat Shayne, Franciska langsung mengadu padanya.
Dia menunjuk Merry, lalu berkata, "Kak Shayne, sebentar lagi rapatnya akan dimulai, tapi wanita ini bersikeras mau masuk ke ruang rapat! Sofie membujuknya untuk tunggu sampai kamu selesai rapat, tapi wanita ini mengabaikan ucapannya!"
"Aku takut dia akan ganggu rapat kalian di dalam, jadi aku menghalanginya agar nggak masuk ke dalam! Tapi dia malah dorong aku!"
Franciska takut Shayne tidak memercayainya, jadi dia segera berkata, "Sofie dan Bu Irina juga lihat hal ini. Kamu bisa tanya mereka kalau nggak percaya padaku!"
Tatapan Shayne tertuju pada Merry.
"Apakah kamu datang ke sini karena ada hal penting yang mau dibicarakan denganku?"
Sikapnya tidak buruk, masih dingin dan acuh tak acuh seperti biasanya. Hal ini sudah jauh lebih baik daripada saat pria itu menjatuhkan hukuman mati padanya tanpa menanyakan alasannya di masa lalu.
Merry mencibir di dalam hatinya.
Sikap pria ini tidak termasuk buruk. Tapi pria ini memercayai ucapa

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link