Bab 89
Saat Shayne mabuk, Merry akan membantunya kembali ke kamar dan membuatkan secangkir teh penawar mabuk.
Setiap kali tinggal di rumah, Merry akan bangun pagi keesokan harinya dan menyiapkan sarapan lezat.
Sayangnya jarang sekali dia tinggal di rumah.
Sejak Sofie kembali, pada dasarnya Shayne tidak pernah menghabiskan malam di rumah.
Seingat Shayne, sepertinya dia hanya pernah sarapan sekali atau dua kali. Sisanya akan pergi terburu-buru karena berbagai urusan tanpa sempat melihat Shayne yang telah disiapkan.
Dia tidak pernah peduli dengan kekecewaan dan kesedihan Merry.
Kini kenangan itu muncul di dalam benak Shayne, membuatnya merasa tercekik dan gelisah.
Shayne tanpa sadar melonggarkan dasi di leher, tetapi tidak merasa napasnya menjadi lebih lancar, malah terasa semakin tercekik.
...
Setelah mandi, Shayne pergi beristirahat.
Merry berbaring di atas kasur, memperhatikan Shayne membentangkan selimut dengan rapi dan sangat teliti.
Shayne melipatnya dengan rapi tanpa ada sedikit pun kerut

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link