Bab 10
Lima belas jam kemudian, pesawat mendarat. Saat menginjakkan kaki di tanah asing, aku masih merasa agak tidak nyata.
Ternyata meninggalkan Darren hanya butuh lima belas jam.
Dengan dipandu oleh anak buah, aku berjalan menuju mobil yang datang menjemput.
Begitu aku mendekat, sebuah tangan ramping dengan tato lambang Keluarga Senas membuka pintu mobil dari dalam.
Seorang pria dengan raut tajam, tampan, dan gagah bersandar di dalam mobil. Saat pandangan kami bertemu, aku refleks memanggilnya.
"Paman."
Aku tidak menyangka yang menjemputku adalah Wayne Senas.
Dia adalah anak angkat kakekku, sekaligus teman bermainku sejak kecil.
Dulu, saat aku diusir ayah dari rumah, dia sedang berada di luar negeri membantu Kakek mencari dokter terkenal.
Ketika dia menerima kabar dan kembali, aku sudah jatuh cinta pada Darren.
Saat itu dia pernah menasihatiku, bilang Darren bukan orang baik.
Tapi aku justru terjun ke jurang tanpa ragu.
Setelah aku memutuskan keluar dari keluarga dan menikah dengan Darren,

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link