Bab 1535
Sementara itu di kantin.
Terlihat seorang pria dengan memar di sekujur tangannya memegang nampan dengan gemetar. Ia lalu duduk di salah satu kursi.
"Hei! Siapa yang menyuruhmu duduk? Yareth belum dapat buah. Cepat ambilkan buah untuknya sekarang!” Beberapa anak muda berbicara dengan dingin kepada pemuda ini. Mereka memasang ekspresi arogan dan kejam saat mengolok-olok pemuda itu.
Di antara para anak muda ini, yang duduk di tengah tidak lain adalah Yareth. Dia menyipitkan mata dan tersenyum mengejek menyaksikan pemandangan di depannya.
"Baik! Aku akan mengambilnya sekarang!" Pemuda itu menggigit bibirnya.
Ia terlihat sangat malu dan bergegas berdiri untuk mengambil buah dan meletakkannya di samping Yareth. Begitu dia duduk lagi, pemuda di samping tadi berteriak, “Buah apa ini? Potong kecil-kecil! Cepat!" ujar pemuda itu menyeringai.
Pemuda yang lain menutup mulut mereka menahan tawa. Akhirnya, pemuda itu tidak tahan lagi.
“Finnick Mackrill, sudah cukup! Kita ini sama-sama calon an

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link