Bab 278
Saat ini, perasaan Steven berkecamuk dibalik wajah tampan muramnya itu.
Namun, pikiran Clarine tidak serumit Steven. Hanya saja, dia merasa sangat kesal!
Bertemu dengan pria brengsek ini di tempat yang begitu romantis dan indah bagaikan melihat setangkai mawar jatuh di atas kotoran anjing, benar-benar merusak suasana. Sepertinya lain kali dia harus melihat kalender keberuntungan dulu sebelum keluar rumah.
Rachel yang terus menempel pada Steven seperti plester luka itu juga sangat mengganggunya, seperti bau amonia yang menyengat. Melihatnya saja membuat mata Clarine perih.
Pada saat itu, tubuh tinggi dan langsing milik Hendy mendekat, lalu berbungkuk mencondong ke arahnya. Dengan senyum tipisnya, dia berbisik di telinganya, "Nggak perlu khawatir, ada aku di sini."
Clarine merasa heran, lalu membatin, 'Kenapa harus takut. Tinggal lawan balik saja kalau mereka mengganggu.'
"Kebetulan sekali bisa berpapasan denganmu di sini, Nona Clarine."
Rachel mengubah ekspresi tajamnya yang biasa lalu

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link