Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 1530

Begitu Adriel selesai berbicara, Harson tertegun, hendak langsung tertawa sinis. Namun, pada detik berikutnya, dia tiba-tiba menjerit kesakitan seolah-olah didera rasa sakit yang menusuk hingga ke tulang! Dia memuntahkan darah segar, tetapi darah itu berwarna hitam pekat dan mulai mengeluarkan suara mendesis di lantai, tampaknya mengikis permukaannya. Aroma busuk yang menjijikkan menyebar di udara. Adriel menurunkan jari yang tadi diangkat, lalu berkata dengan tenang, "Aku sudah memperingatkanmu. Sayangnya kamu nggak percaya. Sungguh menyedihkan." Semua orang di ruangan itu terkejut, berdiri serempak, memandang Adriel dengan tatapan tidak percaya. Seakurat itu? Benar-benar tiga detik? "Apa ... apa yang terjadi?" Wiri yang ada di dekatnya merasakan kegembiraan di dalam hati, tetapi bibirnya bergetar saat dia berpura-pura menunjukkan kesedihan. Dia segera berusaha membantu Harson sambil berkata dengan nada putus asa, "Ayah, bagaimana kondisimu?" Namun, di tengah rasa sakit yang luar bias

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.