Bab 128 Maura Tidak Peduli
Maura pergi ke studio, menyerahkan sertifikat rumah kepada Monica, lalu mulai sibuk bekerja.
Drama yang Welton kerjakan adalah drama tentang zaman kekacauan. Karena itu, Maura butuh mencari sumber.
Maura tidak memiliki informasi instan, jadi dia hanya bisa pergi ke kampus untuk bertanya kepada profesor sejarah.
Setelah berkonsultasi dengan seorang profesor tua, Maura memperoleh banyak informasi, tetapi ini masih belum cukup. Profesor tua itu memintanya pergi ke perpustakaan untuk mencari beberapa buku lagi untuk dipelajari perlahan.
Begitu Maura keluar dari kampus, dia menerima panggilan telepon dari Gaston.
Maura menekan tombol jawab, lalu dia mendengar nada marah Gaston. "Demi menggadaikan rumah yang kubeli untukmu, kamu pulang untuk membuat Nenek marah? Apakah sekarang kamu nggak peduli dengan hal lain selain pekerjaan?"
Maura langsung bertanya, "Bagaimana kondisi Nenek?"
"Apakah kamu peduli dengan kondisi Nenek? Kamu hanya peduli dengan studiomu! Biarpun jantung Nenek sakit, kamu t

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link