Bab 135 Saingan Makin Dekat
Setelah asisten menutup telepon Maura, dia menggelengkan kepalanya sambil bergumam dengan suara rendah, "Kak Maura belum menikah. Kenapa orang itu memanggil sembarangan?"
Usai berbicara, asisten itu melihat ke dalam kantor di mana Maura sedang mengobrol dengan Robert. Matanya seketika melengkung.
Meskipun Maura dan Gaston tampak mesra di acara itu, asisten ini mendukung cinta yang murni. Gaston memiliki noda hitam karena membeli tas untuk Lula dalam acara itu.
Jadi, asisten ini memutuskan untuk mengawal kapal Maura dan Robert.
Asisten ini mendengar bahwa Robert itu kakak kelas Maura. Hal ini membuatnya membayangkan drama romansa zaman sekolah yang menyedihkan.
Telepon berdering lagi. Asisten itu melihat nomor yang tertera adalah nomor tadi. Lantas, dia menekan tombol jawab dengan jengkel.
"Kak!" Suara cemas Vasco terdengar dari ujung telepon.
"Siapa kamu? Kak Maura belum menikah, jangan panggil sembarangan!" ujar si asisten dengan galak.
Gaston merampas ponsel Vasco. "Di mana Maura?"
A

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link