Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content
Misteri KematiankuMisteri Kematianku
Ayoko: Webfic

Bab 293

Yeno tersenyum. "Bukan begitu, Nona Sanny. kamu adalah keluarganya, jadi sudah sewajarnya ingin membesuk pasien." Aku menghela napas dan perlahan-lahan melepaskan genggaman Ben. "Tapi ..." Senyum di wajah Yeno memudar. "Vincent bukanlah pasien gangguan jiwa biasa. Dia cenderung bersikap agresif dan seorang kriminal yang sedang dalam pemeriksaan. Kami nggak bisa mengizinkan kunjungan tanpa izin dari pihak kepolisian." "Dokter Yeno, alasan Vincent memukul orang masih dalam pemeriksaan. Pihak kepolisian juga belum ..." ucap Ben dengan marah. Yeno menyelah. "Pak Ben, kalau kamu masih berada di tim penyidik, aku bisa mengeluarkan surat agar kamu bisa melakukan kunjungan. Pada dasarnya kami juga memiliki aturan, kamu juga nggak ingin membuat kami kerepotan, 'kan?" Maksud perkataan Yeno adalah Ben sudah tak berada di tim penyidik lagi. Dia sekarang hanyalah korlantas, jadi hal yang seharusnya dilakukan adalah mengatur lalu lintas. Ben mengepalkan kedua tinjunya dengan erat dan ingin memukul.

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.