Bab 105
Setelah menaruh koper, Samuel membawa Elda menemui Rosie.
"Dia lumayan licik. Apartemen sebesar ini hanya punya satu kamar. Dia benar-benar nggak mau ada yang ganggu kalian."
Elda dan Rosie duduk di sofa ruang tengah sambil mengemil.
Samuel sedang menyiapkan makan siang di dapur.
"Bukan. Katanya beberapa tahun lalu kakinya bermasalah. Dia nggak mau diganggu, jadinya hanya bikin satu kamar."
Semua soal Carlo, Rosie tanya diam-diam pada Irene.
Sebagian besar baju Carlo berwarna hitam juga ada alasannya.
Saat kejadian itu, dia sedang menjalankan tugas dengan pakaian bebas, kebetulan warna putih.
Setelah kejadian, pakaian itu penuh darah. Sejak saat itu dia hanya memakai baju hitam.
Dulu, saat Rosie tidak tahu alasan sebenarnya, pertama kali dia membuatkan kemeja putih, sebenarnya hanya untuk menggertaknya dan mau lihat apakah dia mau memakainya.
Tidak disangka, Carlo benar-benar memakainya.
Setelah tahu alasannya, Rosie tetap membuatkan kemeja putih untuknya karena berharap Carlo bisa men

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link