Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 190

Carlo menepikan mobil, berbalik menatapnya, mencoba menemukan jawaban di matanya. Rosie menelan ludah. "Ryan adalah ayahku, Tina adalah kakak tiriku." Carlo sekarang mengerti kenapa Rosie menangis sejadi-jadinya kemarin malam. Carlo juga mengerti kenapa Rosie begitu bimbang, apakah karena dirinya mirip Tina sehingga Carlo menyukainya? Jadi, begitulah intinya. Mungkinkah gadis kecil ini mengira dirinya hanyalah pengganti Tina, sehingga begitu patah hati? Carlo menepuk kepalanya. "Aku baru tahu baru-baru ini. Aku nggak berencana untuk mengakuinya. Ryan menghubungiku kemarin malam, Tina mendengarnya dan sangat terpukul, mungkin karena aku. Jadi, ada beberapa hal yang perlu aku jelaskan langsung padanya ...." Rosie menyalahkan dirinya sendiri. Seharusnya Rosie tidak kembali untuk mencari bajingan itu. Bajingan itu punya istri dan anak, tapi masih mengejar wanita lain, lalu menolak bertanggung jawab. Carlo membuka sabuk pengamannya dan menariknya ke dalam pelukannya. "Ini bukan salahmu ....

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.