Bab 250
Ujung lidah yang lembut dan lembap menyerbu.
Carlo merangkul pinggang Rosie, tubuh mereka saling menempel erat.
Suasana yang berbeda memenuhi ruangan kosong itu.
Di luar sana ada dunia penuh cahaya, keramaian, uang dan ketenaran.
Namun ada acara pribadi sensual yang berlangsung di dalam ruangan.
Sebuah tangan besar bergerak ke atas dari celah gaun.
"Hm ...." Wanita itu mengerang pelan.
Kalau tangan Carlo bergerak lebih jauh lagi, bagian terlarang itu pasti sudah disentuh.
Itulah yang ingin Carlo lakukan.
"Ayo pulang ...." Rosie menepuk pria yang membenamkan diri di lehernya.
Carlo tidak menjawab, malah melanjutkan.
Suasana di luar semakin ramai, percakapan semakin sengit.
Hal yang sama juga terjadi di dalam.
Karena tidak bisa menemukan Carlo di tengah kerumunan, Patricia pergi ke kamar mandi, berharap bisa lebih dekat dengannya malam ini, tetapi dia tidak bisa menemukannya di mana pun.
Barusan dia melihat Rosie di sisi lain tempat tersebut, dikelilingi oleh sekelompok wanita yang bersi

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link