Bab 82
"Ssshh ...."
"Kalau sepatu hak tinggi lama nggak dipakai, sebaiknya dikompres air hangat dulu sebelum dipakai lagi, supaya nggak mudah melukai kaki."
Carlo mengernyit, di sisi pergelangan kaki Rosie tampak merembes sedikit darah.
"Ini kamu juga tahu ...."
Dia memandang Carlo yang memijat pergelangan kakinya tanpa rasa jijik. Sentuhan ujung jarinya seperti mengalirkan arus listrik halus, terasa cukup nyaman ....
Dan juga membuat wajahnya memerah.
Rosie kagum pada mantan pacar Carlo. Ada beberapa sisi Carlo yang berhasil wanita itu bentuk dengan cukup baik.
Dulu saat masih kerja di kantor dan pakai sepatu kulit, rasanya juga begini. Kadang supaya bisa lari, aku sampai menyelipkan pembalut di dalam sepatu."
"..."
Rosie menggigit bibirnya, tak berani menimpali.
Apa Carlo tidak malu?
Dia jarang memakai sepatu hak tinggi. Baru dua tahun belakangan, sejak mulai bekerja, dia mengenakannya.
Namun karena dulu lebih sering bersama Hayden, dia biasanya tidak memakainya. Sekalipun pakai, dia tetap

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link