Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 83

Revan dan Sarah berpenampilan sok mulia sambil menikmati pujian dan sanjungan dari banyak anak orang kaya generasi kedua. Kevin yang minum dengan wajah murung, memandang dingin ke arah mereka yang sedang menikmati sorotan. Anak buah Revan yang bernama Diko pun berteriak keras, "Aku dengar Justin pergi ke desa! Dia si kura-kura pengecut yang takut pada Kak Revan!" "Dia sebaiknya bersembunyi seumur hidup! Kalau nggak, begitu dia kembali ke Kota Hanara, aku akan membuatnya jadi pria yang dipermalukan! Istrinya kelihatan cukup cantik, tapi seorang pria cacat mungkin nggak bisa menikmati kecantikannya, jadi ini akan jadi kesempatan kita!" Diko yang sudah mabuk mulai berbicara tanpa kontrol. Orang lain tertawa terbahak-bahak. Kevin dengan marah melempar gelas minumannya ke lantai dengan keras. Menyebabkan anggur merah dan pecahan kaca berserakan di mana-mana. "Diko! Coba katakan lagi, mulutmu seperti dipenuhi kotoran!" Sarah bangkit dengan kuat dan menumbangkan semua menara sampanye di atas

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.