Bab 243
"Apa yang kamu bilang?" Javi menatap Dreya dengan wajah terkejut. "Dia mengirim orang untuk membunuhmu? Itu tidak mungkin! Jangan asal bicara ... "
"Kalau kamu benar-benar berpikir aku mengada-ada, kenapa nggak tanya langsung ke dia saja? Tapi, Nona Yevani yang aku tahu, dia pasti nggak akan ngaku. Malah mungkin akan balik menuduh aku, bilang aku memfitnahnya."
Dreya menyeringai, sudut bibirnya melengkung membentuk senyum sinis.
"Yevani itu wanita yang baik, mana mungkin melakukan hal seperti itu? Aku rasa kemungkinan kamu memfitnah dia jauh lebih besar!"
Nada Javi penuh amarah, keningnya semakin berkerut.
"Aku sudah tahu kamu pasti akan membelanya. Aku sungguh nyesal waktu dia konfrontasi denganku, aku nggak sempat rekam percakapan itu buat kamu dengar!"
Sorot mata Dreya dipenuhi penyesalan.
Namun, Javi tetap membela Yevani. "Soal tusuk konde itu, memang aku yang salah dari awal. Itu nggak ada hubungannya sama Yevani. Lagi pula, dia sudah kena konsekuensi berat karena masalah itu, jad

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link