Bab 1070
"Arman, maaf, Ibu nggak bisa menemanimu."
"Kamu ... nggak menyalahkan Ibu, 'kan?"
Di dalam ruang gelap, terdengar suara yang lembut dan penuh penyesalan.
Bayangan yang semu itu makin memudar, seolah-olah akan segera lenyap.
Dia meminta maaf pada anak laki-lakinya.
Dia tidak bisa memenuhi tanggung jawabnya sebagai seorang ibu.
"Ibu, aku nggak menyalahkanmu!"
Arman menggelengkan kepalanya dan berkata dengan mata merah, "Aku juga tahu, Ibu terpaksa melakukan ini."
Pertanyaannya adalah, ibu mana di dunia ini yang akan melepaskan tanggung jawab merawat anaknya dan mengakhiri hidupnya sendiri?
"Arman, terima kasih sudah mengerti Ibu."
Bayangan cahaya itu tersenyum dan menatap dengan lembut.
Kemudian, dia sepertinya teringat sesuatu. Dia menatap dan bertanya dengan lembut, "Arman, bagaimana kabar ayahmu selama ini?"
"Ayah?"
Arman merasa terguncang.
"Ya."
Bayangan cahaya itu mengangguk dengan lembut.
"Ayah baik saja. Hanya saja ... ada beberapa kesalahpahaman di antara kami."
Arman berkata. R

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link