Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 252

Sesampainya di Kompleks Ravia. Arman mengeluarkan kunci yang diberikan oleh Sofia sebelumnya, kemudian membuka pintu kamar nomor 302. "Sofia, aku sudah pulang. Aku mau pergi ke dapur dulu untuk membuatkanmu obat. Kamu tunggu aku sebentar di kamar, ya." Arman berbicara sambil membawa bahan obat masuk ke dapur. "Oke, Arman." Sofia berujar dengan lembut. Arman tersenyum sambil mengambil panci dari bawah dapur, kemudian menambahkan air secukupnya. Setelah itu, dia menambahkan empat jenis bahan obat yang baru saja dia beli, yaitu Ephedra, Mint, Poria dan Atibala, masing-masing 115 gram. Kemudian, dia tambahkan lagi satu butir pil hitam yang dibawanya. Setelah itu, dia menutup pancinya dan memasaknya dengan api besar dulu, kemudian baru memasaknya dengan api kecil. Setengah jam kemudian, aroma obat pun memenuhi ruang dapur. Arman lantas mematikan kompor, lalu menuangkan ramuan hitam dari panci itu ke dalam mangkuk kecil. Setelah itu, dia menutupnya dengan plastik wrap, kemudian memasukkannya

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.