Bab 262
"Arman, kamu nggak apa-apa, 'kan?"
Di dalam mobil, ketika melihat emosi Arman tidak stabil, Lydia pun bertanya dengan cemas.
"Aku baik-baik saja."
Arman berujar sembari mengambil napas dalam-dalam.
"Kamu kenal sama Tuan Besar Jason?"
Lydia tidak bisa menahan dirinya untuk bertanya.
Melihat penampilan Arman saat ini, sepertinya dia tidak baik-baik saja.
"Nggak kenal."
Arman mengatakannya sambil menahan amarahnya.
"Nggak kenal? Lalu, kenapa kamu datang ke sini?"
Lydia bingung dan makin khawatir dengan Arman.
"Tok, tok, tok."
Saat itu, seorang wanita penerima tamu yang mengenakan gaun batik merah mengetuk jendela kursi penumpang. "Maaf, ini adalah area pribadi, jadi nggak boleh parkir sembarangan."
Mereka yang diundang ke pesta ulang tahun Tuan Besar adalah orang kaya terkemuka, yang memiliki mobil mewah senilai miliaran. Mobil Mercedes-Benz C seperti Lydia, jelas tidak termasuk dalam daftar undangan.
"Area pribadi?"
Mendengar perkataan itu, tatapan Arman menjadi lebih dingin.
Lydia menur

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link