Bab 272
Di kapal pesiar.
Tepatnya, di ruang istirahat untuk tamu.
"Tuan, petunjuk apa yang Tuan dapatkan saat tadi pergi ke rumah Keluarga Basion?" tanya Hadi dengan penuh hormat kepada Arman yang berada di hadapannya.
"Untuk saat ini belum ada."
"Tapi, Jason bilang dia membeli rumah ibuku dari seseorang yang misterius," jawab Arman sambil menggelengkan kepalanya.
"Tuan percaya padanya?"
"Nggak, tapi aku cuma ingin Keluarga Basion tahu kalau aku masih hidup. Jadi, aku pasti akan menyelidiki penyebab kematian ibuku dan nggak akan diam saja."
"Dengan kata lain, Tuan berniat menunggu sampai mereka sendiri yang melakukan kesalahan?"
"Iya. Suruh orang untuk mengawasi setiap gerak-gerik mereka selama beberapa hari ini. Cari tahu dengan siapa mereka bertemu secara diam-diam, terlebih apakah mereka menjalin kontak dengan Keluarga Frenko!"
"Baik, Tuan! Aku akan segera menyelidiki dan melaporkannya pada Tuan!"
"Iya, terima kasih."
"Tidak usah sungkan, Tuan, suatu kehormatan bagiku bisa melayani Tuan!"
"

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link