Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 283

Aula itu kembali sunyi senyap. Yang terdengar hanyalah gema jeritan kesakitan pria itu. Semua orang sontak menatap Arman dengan kaget. Mereka benar-benar tidak menyangka Arman bisa menangkap ayunan tinju lawannya dan bahkan mematahkan tangan lawannya! Astaga, seberapa besar tenaga yang diperlukan untuk melakukan semua ini? Sorot tatapan Cassia juga terlihat kaget. Dia langsung menyadari bahwa kekhawatirannya terlalu berlebihan. Benar juga. Arman saja sanggup mengalahkan tentara bayaran, jadi mana mungkin kalah dari preman belaka? Begitu mendengar jeritan kesakitan yang pilu itu, Lydia refleks membuka matanya. Dia menatap si pria kekar yang berlutut di depannya dan menjerit pilu dengan kebingungan. Arman ... yang melakukan ini? Semua orang benar-benar terkejut. Ekspresi Harper juga menjadi tidak enak dilihat. Ternyata Arman memiliki tenaga yang begitu besar! Harper pun langsung memerintahkan preman di hadapannya, "Serang dia secara bersamaan!" "Siap!" Begitu mengiyakan perintah itu, par

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.