Bab 325
"Mereka ... adalah pasukan pengawal keluarga Setiadji?"
Cassia mengikuti pandangan mata Arman. Dia mengernyitkan kening ketika melihat kehadiran mereka.
Kenapa pengawal keluarga Setiadji ada di sini?'
Tanpa memedulikan Cassia yang kebingungan, Arman menghampiri gerombolan itu.
"Hei, Arman, tunggu!"
Cassia mengikutinya.
Hadi mengernyit, kemudian dia mengikuti Arman.
"Wakil Komandan Julius, Arman mengetahui keberadaan kita. Apa sebaiknya kita pergi sekarang?"
Salah satu bawahan terkejut ketika melihat Arman berjalan menghampiri mereka.
Jika Marsha sampai mengetahui bahwa hari ini mereka tidak membantu Arman, mereka pasti dihukum.
"Hehe, buat apa panik. Toh, dia sudah kemari, aku mau sampaikan beberapa hal kepadanya."
Julius mengangkat tangan sambil tersenyum.
Julius tidak menyangka, ternyata Arman belum mati.
Tadi mereka diusir keluar dari area penjagaan.
Itulah sebabnya, Julius tidak mengetahui dengan jelas kondisi di dalam.
Kemungkinan kuat, Bu Cassia yang membantunya!'
Beberapa pasuka

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link