Bab 380
Arman berdiri terpaku di tempat.
Dia melihat foto-foto pernikahan Marsha yang diproyeksikan di layar besar.
Pada saat ini, dia akhirnya mengerti mengapa Cassia tidak ingin dia pergi ke Plaza Internasional dalam waktu dekat.
Hal ini lantaran Cassia tidak ingin dia melihat ini.
"Marsha, apa harus sejauh ini untuk mencegahku datang ke pernikahanmu?"
Arman bergumam.
Rasa sakit yang tidak bisa dijelaskan mulai melonjak di hatinya.
"Ini ... foto pernikahan Marsha?"
Pada saat ini, Lydia yang turun dari mobil juga memperhatikan foto pernikahan yang ada di layar.
"Orang yang ada di sebelah Marsha itu Adrian, 'kan?"
"Seorang Tuan Muda dari keluarga Lambardi akan menikah dengan seorang Nona Muda dari keluarga Setiadji. Mereka sangat cocok."
Lydia asal ceplos. Dia tidak tahu hubungan antara Arman dan Marsha apalagi perselisihannya dengan Adrian.
Mata Arman mengerjap dan tidak merespons perkataan Lydia.
"Arman, kamu kenapa?"
Lydia, yang menyadari keanehan Arman, menatapnya dengan terkejut.
"Nggak a

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link