Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 426

"Ibu, udah deh, sebenarnya Ibu milih sumber uang buat Ibu atau suami buat aku sih?" Wajah Lydia langsung memerah. Baginya, Arman hanya pacar pura-pura. Kalaupun mereka pacaran sungguhan, mereka bahkan belum pernah berpegangan tangan. Mana mungkin bisa tiba-tiba disuruh begitu dengan Arman? "Jaga bicaramu! Ibu lakukan ini demi kebaikanmu!" Raisa frustrasi. "Kalau kamu nggak manfaatin kesempatan ini untuk dapat pria sehebat Arman, awas aja diambil orang lain!" "Ibu sudah lihat sendiri. Arman rendah hati, nggak pelit, dan bertanggung jawab. Pasti dia bakal jadi suami yang luar biasa setelah kalian nikah!" "Aku tau kok, " gumam Lydia. Dia juga tahu Arman sangat baik, tetapi dia dan Arman hanya teman biasa. "Kamu ini ya, di saat genting begini malah bikin Ibu bingung. Pokoknya kamu dengarkan Ibu ya. Pilihan Ibu nggak bakal salah!" Raisa yang tidak mengetahui situasi sebenarnya melirik Lydia dan berkata, "Nanti kamu diam saja, biar Ibu yang atur. Ibu coba gali informasi dari Arman dulu."

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.