Bab 446
"Baron, sebenarnya, apa yang ingin kamu katakan?"
Lydia mengerutkan kening dan menatap Baron dengan ekspresi hina.
"Lydia, jangan marah dulu. Aku nggak mau kamu ditipu oleh orang itu!"
Baron berpura-pura khawatir.
"Baron, apa kamu pikir semua orang itu nggak tahu malu kayak kamu?"
Lydia berkata dengan ekspresi dingin.
"Lydia, waktu itu aku memang salah. Tapi, sekarang aku benar-benar tulus padamu!"
Baron bersumpah sambil memegang dadanya.
"Kamu benar-benar membuatku muak."
Ekspresi Lydia sangat dingin.
Lydia memang membenci Baron.
Sekarang, setelah Lydia mengetahui bahwa saat itu Baron menipunya dengan menyembunyikan status pernikahannya, Lydia merasa muak!
"Lydia dengar dulu penjelasanku. Masalahku tidak seperti yang kamu pikirkan ... "
Hingga saat ini, Baron masih ingin mengelak.
"Tutup mulutmu! Cepat pergi dari hadapanku! Kehadiranmu hanya merusak pemandangan saja!"
Ekspresi Lydia sangat dingin.
Di dalam hati Lydia, Baron tetaplah bajingan!
"Lydia … aku ... "
Baron tetap berkata den

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link