Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 464

Cassia melihat Arman dan bertanya, "Arman, kamu tadi bilang kali ini ingin bertemu dengan Adrian untuk apa?" Karena tadi diganggu oleh Baron, jadi tidak sempat menanyakan dengan jelas. "Karena Ibuku." Arman menjawab. "Ibumu?" Cassia terkejut. Dia agak paham tentang keluarga Lambardi. Arman adalah anak telantar dari keluarga Lambardi, bukankah ibunya sudah meninggal akibat kecelakaan puluhan tahun yang lalu? Apakah ada hubungannya dengan Adrian? "Ya." Arman mengangguk. "Apa masalah ini ada hubungannya dengan Adrian?" tanya Cassie. "Lebih tepatnya, seluruh keluarga Frenko berkaitan dengan masalah ini." Nada bicara Arman perlahan menjadi serius. Terlihat jelas dia tidak bisa tenang ketika masalah ibunya diungkit kembali. "Boleh beri tahu aku ada penyebabnya?" Cassia merasakan perubahan emosi Arman, dia merasa gugup. Apakah ibunya Arman pada saat itu meninggal bukan karena kecelakaan? "Maaf, Bu Cassia." Arman tersenyum dengan rasa menyesal. Dia tidak ingin membicarakan hal ini kepada siapa

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.