Bab 539
Matahari terbenam.
Di belakang Kediaman Setiadji, Marsha duduk sendirian di bangku gazebo sambil menatap awan di langit.
Marsha sudah duduk di sini sepanjang sore.
Setiap kali suasana hatinya buruk, dia selalu datang ke sini.
Pada suatu saat.
Tiba-tiba terdengar suara langkah cepat di luar gazebo.
Seseorang muncul di belakang Marsha dengan napas terengah-engah, "Huh! Akhirnya aku menemukanmu, Marsha."
Marsha mendengar suara itu dan tahu bahwa orang yang mencarinya adalah Arman.
Maka dia berkata dengan nada bicara dingin yang penuh dengan kekesalan, "Apa yang kamu lakukan di sini?"
"Tentu saja aku datang untuk menemanimu."
Arman tersenyum lebar.
"Siapa yang memintamu menemani? Kenapa kamu tidak pergi menemani Adik Yolanda kamu?"
Marsha berkata dengan tidak senang.
"Marsha, kamu salah paham. Aku dan dia benar-benar tidak ada hubungan apa-apa."
Arman tahu bahwa Marsha marah karena kejadian tadi, dia menjelaskan dengan tulus.
Namun, Marsha tidak menjawab, malah memalingkan kepalanya ke sis

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link