Bab 552
"Nak, kamu mengenalnya?"
Pria berjas mendengar suara di pintu dan menatap Arman dengan ganas.
"Ya."
Arman mengangguk.
Thalia merasa terkejut.
Dia tidak pernah menyangka bahwa Arman akan mengakui hubungannya dengan dia!
"Apa hubungan kalian?"
Pria itu kembali bertanya.
"Hanya teman biasa."
Arman menjawab dengan tak acuh.
Perasaan Thalia tiba-tiba menjadi muram.
"Hanya teman biasa?"
Pria itu tersenyum sinis, "Kalau kalian hanya teman biasa, kusarankan kamu untuk nggak ikut campur urusan orang lain. Wanita ini sudah mengotori pakaianku dan aku hanya memintanya untuk mengganti rugi."
"Berapa yang kamu butuhkan, aku yang akan membayarnya. Lepaskan dia dulu."
Arman menjawab dengan santai.
Meskipun dia dan Thalia sudah tidak memiliki hubungan apa pun lagi,
dia tetap tidak tahan jika orang lain merendahkan Thalia di depan matanya.
Ketika mendengar itu, seluruh tubuh Thalia gemetar.
Dia berbalik dan menatap Arman, secercah cahaya kembali muncul dari matanya yang sayu.
Arman sendiri tidak menata

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link