Bab 640
"Mana mungkin? Aku cuma lagi memikirkan ucapanmu tadi!"
Arman buru-buru menjelaskan saat melihat ekspresi merajuk Yolanda.
"Jadi, apa Kak Arman ingin bersamaku?"
Raut wajah Yolanda langsung berubah cerah.
"Tentu saja!" jawab Arman mantap.
Sayangnya, pemikiran mereka tentang 'bersama' jelas sangat berbeda.
"Kalau begitu, Kak Arman mau menemaniku di sini malam ini, ya?"
Yolanda dengan manja merangkul lengan Arman, suaranya begitu lembut seolah bisa melelehkan hati.
"Menemanimu?"
Arman tertegun sejenak.
Dia sama sekali tidak menyangka Yolanda akan meminta hal seperti ini!
Saat ini, dia bahkan lupa akan sentuhan lembut di sepanjang lengannya.
"Ya!"
Yolanda mengangguk penuh harap.
Takut Arman akan menolak, dia buru-buru menambahkan, "Ini pertama kalinya aku tidur di tempat asing, dan aku agak takut gelap ... "
"Uh ... "
Arman tak tahu harus menjawab apa.
"Kak Arman, temani aku di sini ya?"
Yolanda menggoyangkan lengan Arman dengan lembut, menggigit bibirnya, dan menatap Arman dengan ekspre

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link