Bab 749
"Nggak ... nggak ... Aku nggak berniat begitu, Nona Yolanda."
"Aku nggak melakukan apa-apa!"
"Aku ... dia menampar wajahku dua kali!"
Citra panik dan sembarangan mencari pertolongan, menunjuk ke arah Arman.
"Maksudmu, Arman menamparmu?"
Yolanda mengerutkan keningnya.
"Ya, dia menamparku. Semua orang di sini bisa menjadi saksi untukku!" Citra berkata, mencoba menyelamatkan diri dari situasi ini!
Namun, saat ini, situasinya sangat tidak seimbang, dan banyak orang yang hadir sudah merasa tidak puas dengan tindakan Citra tadi.
Oleh karena itu, mereka semua menggelengkan kepala mereka, menunjukkan bahwa mereka tidak melihatnya.
"Benarkah? Tadi si bocah itu menampar? Kok aku nggak lihat?"
"Aku juga nggak melihatnya!"
"Wanita itu sendiri yang nggak sengaja menabraknya di sana!"
"Kalian ini!"
Citra luar biasa marah.
"Pak Liman, tadi kamu pasti melihat 'kan? Kamu juga bilang, Sofia dan ibunya yang pertama kali membuat keributan!"
Pada saat ini, Citra teringat beberapa bos perusahaan yang bar

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link