Bab 885
Saiful terkejut saat melihat pukulan yang bergemuruh ke arahnya.
Ternyata anak ini masih menyimpan tenaga!
Bam!
Tanpa memberi orang waktu untuk berpikir, pukulan Arman yang ganas telah mengenai dada Saiful.
"Pret!"
Satu pukulan mengenai dada, lalu Saiful sontak memuntahkan seteguk arah.
Di dalam darah terdapat pecahan organ.
Jelas Arman tidak berbelas kasih dalam pukulan ini. Dia justru ingin membunuh Saiful.
Selain itu, berkenaan dengan Saiful terlalu lengah, sehingga sama sekali tidak berwaspada. Pukulan Arman pun berhasil mengenai dadanya.
Namun, Arman malah sontak mengerutkan kening saat melihat Saiful yang muntah darah di depannya.
Di bawah pengaruh Racun Malkite, kekuatannya berkurang banyak lagi.
Sebab itu, serangan dengan sisa tenaganya barusan tadi tidak berhasil merenggut nyawa Saiful!
Sungguh menggeramkan!
Arman menggertakkan gigi dan aura dingin di matanya bergejolak.
Bum!
Dia mengerahkan energi murni yang tersisa dalam tubuhnya lagi, lalu melakukan serangan terakhir pada S

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link