Bab 40
Dia bahkan tidak melihat senyum puas Gisel.
Matanya langsung tertuju pada Yasmin, lalu dia tersenyum.
"Nona Gisel salah."
Suara Saskia tenang namun jelas, terdengar oleh semua orang di ruangan itu.
"Foto itu ... asli."
Seluruh ruangan seketika terdiam.
Semua orang menatapnya seolah melihat orang gila.
"Bukan hanya fotonya yang asli." Saskia mengabaikan reaksi semua orang dan dengan tenang menambahkan, "Dia memberiku mobil, memberiku kartu, dan itu juga nyata."
Apakah dia ... secara terbuka mengakui bahwa dirinya dibiayai oleh pria itu?
Bahkan di hadapan tunangan resmi?
Ini terlalu berani, dan terlalu memalukan!
Gisel hampir tertawa terbahak-bahak. Itulah hasil yang dia inginkan
"Saskia, kali ini kamu akan benar-benar selesai!" gumamnya dalam hati.
Wajah Yasmin akhirnya memucat. Dia mendorong tangan Gisel dan melangkah maju.
Dia tidak histeris. Suaranya tetap tenang, namun memancarkan hawa dingin yang menekan.
"Oh? Nona Saskia, hubunganmu dengan Rangga sangat dekat, ya?"
Saskia mengangk

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link