Bab 20
Wajahnya tetap tenang saat menonton wawancara itu. Sebagian besar isinya membahas karya Studio Hestira Grainy, hanya sedikit yang menyinggung identitas Hestiana dan hubungannya dengan Yosfian.
Setelah wawancara itu ditayangkan, sempat memicu gelombang perhatian di internet, tetapi Hestiana hanya melihat sekilas lalu kehilangan minat.
Mungkin karena melihatnya tidak begitu bersemangat, Cedrian berjalan mendekat dengan sebuah undangan di tangannya, lalu menggoyangkannya di depan mata Hestiana.
Seperti yang dirinya duga, mata perempuan itu segera berbinar.
"Itu yang kumaksudkan, 'kan?"
Cedrian tersenyum puas.
"Benar. Baru saja kuterima pagi ini."
Hestiana segera mengambilnya, berputar satu kali dengan gembira sambil memegang undangan itu.
Itu adalah tiket masuk ke dunia profesional desain. Saat acara itu digelar, bukan hanya tokoh paling berpengaruh di dunia desain yang akan hadir, tetapi juga para kolektor dan pengusaha dari berbagai tempat. Nama Studio Hestira Grainy akan benar-benar be

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link