Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 137

"Tuan Yohan, kami nggak bisa membebaskan Nadira dengan jaminan. Sebaiknya kamu pulang saja," ucap seorang polisi dengan dingin. Dia mengira Yohan mencoba cara curang untuk menyelamatkan orang. Yohan tampak cemas, berpikir sejenak sebelum berkata, "Dia sedang hamil, tahu nggak? Tempat ini dingin dan nggak ada makanan. Setidaknya, periksa keadaannya." Polisi itu mengerutkan kening dan bertanya, "Hamil?" Saat itu juga, atasannya menerima panggilan telepon dan segera datang ke tempat itu. "Di mana Nadira? Cepat keluarkan dia. Keluarga Lazuardi nggak akan menuntut lagi!" Petugas yang mendengar itu langsung masuk ke ruang tahanan, ragu-ragu karena pernyataan Yohan. Ketika menemukan Nadira, dia sudah tergeletak tak sadarkan diri, tubuhnya sangat dingin, wajah pucat seperti mayat, dan bibirnya membiru. Polisi itu terkejut dan segera menggotongnya keluar. "Nadira, Nadira ... " panggil Yohan sambil berlari dengan cepat menangkap tubuhnya, dan menggendongnya. Suara keributan itu membuat Nadira se

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.