Bab 745
Morris masuk sambil membawa ponsel yang diberikan ibunya. Bocah itu terkejut melihat seorang perawat berdiri di samping tempat tidur neneknya.
Barusan, dia menyamar menjadi Zea, lalu bersikap galak untuk mengusir pengawal dan perawat di lantai ini.
Tujuannya adalah agar dia bisa diam-diam melakukan panggilan video ke ibunya di ruang perawatan sang nenek.
"Nenek ... " Bocah itu berlari mendekat.
Namun, ekspresi Reva langsung berubah saat melihat cucunya. Dia berusaha bangun dari tempat tidur dan mengulurkan tangan, hendak menghentikan cucunya.
Bahaya!
Reva membuka mulut, tetapi tidak mampu berbicara jelas. Hanya erangan lemah yang terdengar.
Morris sudah sampai di sisi lain tempat tidur. Reva pun hanya bisa menatap perawat itu dengan waspada, sementara satu tangannya menarik cucunya ke belakang.
"Nenek kenapa?" tanya Morris saat melihat gerak-gerik neneknya yang aneh.
Tatapannya lalu terangkat, memandang perawat yang memakai masker itu. "Kakak perawat keluar dulu, ya. Aku mau bicara ber

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link