Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 762

Mobil Beni langsung berhenti di depan gerbang utama kediaman keluarga Gunady dengan diikuti oleh tiga SUV hitam. Jake buru-buru keluar setelah mendapat pemberitahuan dari penjaga gerbang. Di depan, Beni dan anak buahnya sudah mengepung rumah. Pria tinggi tegap itu diselimuti aura yang menakutkan. Wajahnya yang tampan itu sekarang terlihat kejam, bagaikan dewa kematian. "Kak Beni, kamu ini kenapa ..." Jake merasa tertekan oleh sorot mata Beni yang dingin dan tidak urung sedikit panik. "Aku nggak mau buang-buang waktu." Beni tidak berbasa-basi. "Serahkan, Lestari." "Kak Beni, ini pasti cuma salah paham. Lestari perempuan baik. Dia nggak bersalah..." "Diam!" Beni sudah kehilangan kesabaran. "Kita berdua sudah dibohongi. Kamu tahu nggak, apa yang dia lakukan ke ibuku?" "Kalian menuduh dia menculik, 'kan?" sahut Jake sedikit kesal. Matanya dingin. "Aku sudah cek rekaman CCTV di RSU sama polisi. Lestari sama sekali nggak keluar dari ruang perawatannya. Bibi Reva dirawat di rumah sakit Grup T

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.