Bab 62
Lampu di lapangan basket terang benderang, tetapi saat ini mereka hanya berada di dunia masing-masing.
Felix menjawab perlahan, "Hari ini aku juga main untuk Fakultas Ekonomi."
Nessy agak tertegun seolah bingung dengan hubungan antara Felix dan Fakultas Ekonomi Universitas Mutiara Nusantara.
Bagaimanapun, ini jauh berbeda dari pemahaman Nessy sebelumnya, bahkan bisa dibilang hal yang mustahil.
Saat ini David memanfaatkan kesempatan untuk menyela.
"Nessy, kamu nggak tahu? Felix mewakili Fakultas Ekonomi. Meskipun Universitas Mutiara Nusantara nggak bisa dibandingkan dengan dua universitas terbaik, nggak mengejutkan kalau seorang Juara Peringkat Provinsi seperti Felix diterima di universitas kita, 'kan?"
"Mungkinkah ... kamu memang kuliah di Universitas Mutiara Nusantara? Lalu, Juara Peringkat Provinsi ...."
Suara Nessy terdengar tidak yakin seolah fakta ini telah mengguncang jiwanya.
Felix tersenyum pasrah.
"Iya, aku juga diterima di Universitas Mutiara Nusantara dan mendapat Juara Peri

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link