Bab 78
Serena menanyakan soal-soal yang tidak mampu dijawab sebelumnya dan Felix langsung menjawabnya.
Serena adalah gadis yang pendiam dan tertutup, tetapi justru sifat inilah yang membuatnya semakin menarik. Sosok gadis itu memukau, aroma tubuh yang ringan serta manis membuat jantung Felix berdebar saat mengajarinya.
Keduanya sangat dekat, Felix sesekali bisa merasakan sentuhan halus gadis itu yang membuatnya sangat gembira.
Dengan begitu, keduanya menghabiskan waktu belajar yang menyenangkan. Setelah menyelesaikan soal terakhir, Felix bertanya.
"Sudah mengerti?"
Tidak disangka, Serena tidak menjawab.
Felix menoleh dan melihat Serena menatapnya dengan linglung, sepasang mata indah itu berbinar dengan kilatan aneh.
Seperti ungkapan seorang penyair.
"Rembulan menghiasi jendela, kamu menghiasi mimpi orang lain."
Felix menepuk Serena perlahan, membuyarkan lamunannya. "Sudah dengar apa yang baru saja kukatakan?"
Serena yang terbangun dengan terkejut pun tersipu begitu melihat wajah Felix dan ber

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link