Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 1202

Pintu air terbuka, dan air mata mengalir di wajah Avery saat dia melihat wajah putranya yang tegas dan serius. Wesley segera berbicara dengan Hayden. "Itu bukan cara untuk bicara dengan ibu kamu, Hayden," bisik Wesley, "Apa kamu nggak mau Shea selamat?" "Tentu aja, tapi itu nggak ada hubungannya dengan Elliot! Aku benci dia, tapi aku nggak ingin lihat dia jadi seperti ini!" Mata Hayden sedikit merah. "Tujuan aku untuk kalahkan dia. Gimana aku bisa mencapainya sekarang setelah dia kehilangan segalanya!" Wesley memeluk Hayden setelah memahami apa yang dipikirkan bocah itu. "Aku paham perasaan kamu, tapi jangan salahkan ibu kamu untuk ini. Dia merasa lebih sedih dari siapa pun beberapa hari terakhir ini," kata Wesley dengan suara serak. "Dia nggak pernah maksa ayah kamu untuk menyerahkan segalanya. Dia nggak akan pernah melakukan hal seperti itu. Ayah kamu membuat keputusan ini karena dia merasa terprovokasi. Ada banyak hal yang berada di luar kendali kita. Kamu masih muda, jadi kamu

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.