Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 1381

Jenson menggenggam borgol Robbie di pergelangan tangannya, lalu menariknya dan berkata, "Ayo, pergi." Robbie tercengang. "Kau bisa membuka borgol. Aku tidak akan lari." Jenson menoleh ke belakang dan memberi Robbie tatapan dingin. "Kenapa aku harus percaya padamu?" Robbie tidak bisa berkata-kata. Jenson tahu dia adalah Robbie, tetapi dia tetap menolak untuk mempercayai Robbie. Sepertinya Robbie tidak akan mendapatkan kepercayaan Jenson kalau Robbie tidak mengaku padanya tentang identitasnya sebagai agen intelijen militer. Robbie menghela napas dalam hati dan menerima takdirnya. "Baiklah kalau begitu." Jenson membawa Robbie ke kamar orang tua mereka, tapi begitu dia berjalan ke pintu, gaya berjalan Robbie menjadi lambat dan berat. Jenson melihat ekspresi bersalah di wajah Robbie dan berkata dengan dingin, "Kau bisa mengumumkan identitasmu. Aku bisa meyakinkanmu Ayah dan Mommy akan menyambutmu pulang dengan tangan terbuka dan membiarkan masa lalu berlalu.” Robbie menggelengkan kepalan

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.