Bab 136 Lemparkan Surat Cerai ke Hadapanmu
Hardy tahu Susan sedang memprovokasi dirinya, tetapi dia tetap tidak bisa mengendalikan emosinya. "Nggak mungkin!"
"Hardy, jangan terlalu percaya diri." Susan menatapnya sambil mengangkat kepalanya.
Hardy menggenggam tangan Susan dan meletakkannya di dadanya. "Aku masih punya kepercayaan diri terhadap hal itu. Aku juga mengenal semua titik sensitif di tubuhmu. Hanya aku yang bisa membuatmu merasakan kenikmatan paling tinggi."
Susan menarik tangannya. "Terus-terusan tidur dengan pria yang sama akan membuat bosan."
Hardy menatap wajah Susan selama beberapa saat, lalu berkata dengan lembut, "Kalau kamu suka tipe pria seperti itu, aku juga bisa berubah."
"Ini berbeda," bantah Susan.
Hardy tidak kuasa menahan diri, lalu menundukkan kepalanya dan mencium bibir Susan. "Aku tahu kamu nggak ingin bersamaku sekarang. Aku juga nggak akan memaksamu. Kalau kamu ingin bercinta, kamu bisa cari aku."
Susan barusan tidak begitu memperhatikan dan tiba-tiba dicium oleh Hardy.
Begitu sadar, Susan langsung

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link