Bab 252 Lepaskan Pakaianmu
Susan terhuyung selangkah, ponselnya jatuh ke lantai.
Semua ini terjadi terlalu tiba-tiba, begitu cepat hingga dia bahkan tidak sempat bereaksi.
Rasa takut seketika menyebar.
Susan memutar tubuhnya dengan kaku, ketakutan di matanya surut seperti air pasang ketika melihat wajah Hardy, digantikan oleh kemarahan.
"Hardy, ada apa denganmu, mabuk tanpa alasan!"
Saat Hardy mendekat, Susan sudah mencium bau alkohol yang menyengat. Entah berapa banyak yang diminum Hardy.
Namun, bukan itu yang dia pedulikan, yang membuatnya peduli adalah tindakan Hardy.
Tindakan pria itu membuat Susan merasa dirinya telah dilecehkan.
Hardy mengangkat tangan menopang dahi, beberapa helai rambut menutupi alis dan matanya, lingkar matanya memerah, tampak seperti boneka yang ditinggalkan.
Tampan dengan semburat kepiluan.
Dia menggelengkan kepala ringan, berjalan ke arah Susan. "Susan, aku kepanasan."
Melihat dia mendekat, Susan segera mundur selangkah. "Jangan mendekat!"
Setiap kali Hardy mabuk, hasratnya selalu me

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link