Bab 261 Jangan Jadi Bayi Nakal yang Suka Menangis
Tangisan Yuki yang baru saja mereda kembali keras.
Susan tidak mengerti alasannya. Dia menepuk-nepuk punggungnya dengan lembut, membujuk cukup lama sampai tangisannya berhenti.
Dia berbalik untuk mengambil cairan antiseptik guna membersihkan luka Yuki, tetapi ujung bajunya ditarik Yuki dan tidak dilepaskan.
Dia menduga Yuki merasa takut, maka dia pun meminta orang lain untuk menggantikan, sambil menggenggam tangan Yuki dan berkata, "Mama nggak pergi, jangan takut."
Yuki merangkak bangun dari ranjang, lalu meringkuk masuk ke dalam pelukan Susan.
Dia tampak sangat tidak memiliki rasa aman.
Setelah membujuknya hingga tertidur, barulah dengan sangat hati-hati, Susan membersihkan lukanya. Melihat wajah kecilnya yang berkerut karena rasa sakit, hati Susan terasa tidak enak.
Jika malam ini dia sendiri yang memandikan Yuki, apakah cedera ini bisa dihindari?
Susan mengusap kepala Yuki. Setelah kesibukan di periode ini selesai, dia akan punya lebih banyak waktu untuk menemani Yuki.
Keesokan pagi

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link