Bab 270 Hardy Ternyata Muntah Darah
Susan mengemudi meninggalkan tempat itu. Di perjalanan, dia tidak bisa menahan diri untuk memikirkan apa maksud kata-kata Hardy.
Karena melamun, dia tanpa sengaja menerobos lampu merah, bagian depan mobilnya menghantam lurus mobil di depan.
Benturan besar itu membuatnya seketika tersadar.
Hujan turun sangat deras. Pemilik mobil di depan turun menerobos hujan sambil mengetuk kaca mobil Susan. "Ada apa denganmu? Jarak sejauh ini masih bisa menabrak, kamu bisa menyetir atau nggak!"
Susan berulang kali meminta maaf. "Maaf, semua biaya kerusakan kendaraan akan saya tanggung. Nanti kirimkan saja nota perbaikannya kepada saya."
Dia menelepon beberapa nomor berturut-turut.
Pemilik mobil itu melihat sikap Susan yang begitu baik, amarahnya pun setengah mereda. "Tetap saja kamu harus melihat jalan, bagaimana kalau sampai menabrak orang?"
"Benar, lain kali saya akan lebih berhati-hati, maaf sudah merepotkan." Susan menerima teguran itu dengan rendah hati.
Memang ini adalah kesalahannya, dan dia ha

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link