Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 41

Sinta menatap Stella dengan tidak percaya. "Manajer ini anak buah konglomerat. Kamu bilang dia pantas dipukul?" "Terus kenapa?" Stella mengangkat dagunya sedikit. Matanya sama sekali tidak menunjukkan rasa takut. "Dia mencemooh dan nggak menghormati orang lain. Dia pantas dihajar!" "Orang yang nggak punya sopan santun seperti ini pantas dihajar, sekalipun dia konglomerat, apalagi seorang manajer hotel!" Mendengarnya, Simon mengacungkan jempol pada Stella. Dia tampak menyetujuinya. Dia pantas menjadi adiknya. Pola pikirnya, cara bicaranya dan aura yang kuat itu mencerminkan seorang pemimpin. Sinta merasa Stella terlalu sombong, jadi dia segera menarik Linda dan berjalan mundur. Dia ingin menjauhkan diri dari Stella di depan David. "Stella, kalau kamu tetap keras kepala seperti ini, aku nggak perlu membujukmu lagi. Aku beri tahu sekali saja. Mulai hari ini, kamu nggak ada hubungan apa pun lagi dengan Keluarga Linggara. Apa pun yang kamu lakukan, itu sama sekali nggak ada kaitannya dengan

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.