Bab 59
Ponsel Julio berdering.
Dia melihat sekilas pesan itu, lalu tersenyum. "Aku pamit sebentar."
"Pak Julio, proyek di Kota Lindung yang sebelumnya nggak kunjung disetujui barusan telepon. Mereka bilang hari ini ada waktu dan ingin bertemu denganmu."
Sonny menambahkan, "Mereka juga bilang. Kalau telat, jangan harap bisa bertemu."
Julio berdiri tidak jauh, matanya masih bisa menangkap gerak-gerik Stella. Gadis itu tampak bosan. Dia memainkan sapu tangan di atas meja dan melipatnya menjadi berbagai bentuk.
"Yah, lupakan saja."
Sonny merasa bingung.
Sebelumnya, Julio selalu meminta stafnya memantu proyek di Kota Lindung. Bisa dikatakan, itu adalah proyek terpenting sejak kuartal ini. Sebuah proyek yang susah ditaklukkan. Hari ini, akhirnya ada celah.
Julio tidak menginginkannya lagi?
"Aku lagi sama Stella. Hari ini, jangan ganggu aku," pesan Julio.
Sonny mengangguk paham. Rupanya seperti itu.
Orang yang bisa membuat Julio menunda pekerjaan mungkin hanya Stella. Kesetiaan selama sepuluh tahun

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link