Bab 69
"Kak Simon, kenapa Stella tiba-tiba tertawa seperti itu? Jangan-jangan terlalu lelah sampai-sampai mentalnya ...."
Sebelum Samuel sempat mengucapkan kata bermasalah, tatapan Simon membuatnya langsung terdiam.
"Omong kosong, Stella baik-baik saja. Kamu pergilah dan lihat apa yang terjadi."
"Aku?"
Samuel menunjuk dirinya sendiri dengan tidak percaya.
Bagus sekali, rupanya semua peran jahat jatuh ke dirinya. Bahkan urusan menguping yang sama sekali tidak terhormat pun dia yang lakukan.
Sudahlah. Bagaimanapun, Stella itu adiknya. Demi adik yang begitu menggemaskan, Samuel rela melakukan apa pun.
Samuel berjingkat pelan menuju kamar Stella. Dia menempelkan telinganya di pintu, lalu mendengar Stella mula-mula tertawa terbahak-bahak, kemudian bergumam sendiri.
"Dua belas juta! Benar-benar dua belas juta! Untung bersih hari ini sampai dua belas juta!"
Ternyata Stella begitu gembira hanya karena dapat uang. Namun, itu hanya dua belas juta. Apa perlu sampai segitunya?
Samuel membagikan informasi

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link