Bab 81
Stella menoleh, dia melihat seorang wanita cantik berwajah dingin. Tatapannya tenang dan datar, wajahnya seputih salju tanpa sedikit pun senyuman. Auranya itu terasa seperti musim dingin.
Dia adalah Mimi.
Meskipun cuma sempat bertemu sekilas, Stella yakin wanita itu adalah Mimi.
Hanya saja, dibandingkan beberapa tahun lalu, dia terlihat sangat berbeda.
"Pak Simon."
Wanita itu menunjukkan ekspresi datar, lalu mengangguk sedikit. Sepanjang waktu, dia cuma melirik Stella sekilas. Setelah selesai menyapa, dia langsung menunduk menatap ponselnya.
Simon mengikuti Stella masuk ke dalam lift. "Aku nggak tahu kamu datang ke Perusahaan Hiburan Yoie."
Mimi tidak menjawab.
Stella merasa udara di dalam lift dingin menusuk. Dia mengelus lengannya. Namun, tampaknya bukan karena AC terlalu kencang, melainkan suasana antara kedua orang ini terlalu dingin.
Stella mengamati mereka bergantian dengan tatapan tajam, lalu diam-diam berdiri di pojok paling belakang. Meski begitu, dua orang itu terlihat cukup

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link