Webfic
Buksan ang Webfix app para sa higit pang kahanga-hangang content

Bab 17

Karin bertanya dengan bingung, "Kenapa kamu menatapku seperti itu?" Simon mengedipkan mata padanya. "Itu suami palsumu?" Karin menjelaskan, "Dia mau tidur, takut aku nggak bisa membuka pintu saat pulang, jadi dia meneleponku untuk menanyakan kapan aku pulang." Simon berkata dengan penuh arti, "Belum tentu begitu." Sebenarnya pria itu khawatir Karin akan mengalami sesuatu di luar saat tengah malam, tapi malah bilang takut dia tidak bisa membuka pintu. Pria gay tidak melakukan hal seperti ini. Bahkan memanggilnya dengan nama langsung, sungguh menjijikkan, kaum gay tidak akan memikirkan hal itu. Karin tidak menangkap makna tersembunyi dalam nada bicaranya, malah bercanda, "Mungkinkah dia akan membawa gergaji listrik dan menungguku di luar untuk membunuhku?" Simon melihat tersenyum sambil geleng-geleng kepala. Sudahlah, lebih baik dia tidak mengingatkannya. Karin baru bercerai, tidak ada salahnya mencari pria untuk bersenang-senang. Tidak lama kemudian, mereka tiba di kompleks tempat Xande

Naka-lock na chapters

I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content

I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser

© Webfic, All rights reserved

DIANZHONG TECHNOLOGY SINGAPORE PTE. LTD.