Bab 43
Pandangan turun dan melihat celana dalam merah muda yang dilipat rapi, dengan renda dan motif pantat anjing Corgi yang menggemaskan ...
Jantung Xander berdetak kencang seketika. Dia segera membalikkan badan, memalingkan pandangan, tetapi pikirannya dipenuhi oleh sepotong kecil kain itu ...
Karin menerima baju tidur dari tangannya dan heran melihat wajahnya yang tampak aneh. "Kamu nggak apa-apa, 'kan?"
"Nggak apa-apa." Jawaban Xander meluncur cepat, tapi justru makin mencurigakan. Dia buru-buru duduk di atas matras yoga dan menarik selimut. "Ayo tidur."
Karin mengangguk. "Aku ganti baju dulu."
Tubuh Xander langsung menegang. Begitu mendengar suara gemeresik, dia sudah tahu apa yang sedang dilakukan Karin. Berbaring di lantai, dia bahkan menahan napas, memandangi selimut di depannya, dan berusaha keras untuk tidak berpikir macam-macam.
Namun, bayangan motif bergambar pantat anjing Corgi itu tidak kunjung hilang dari benaknya.
Akhirnya, Karin selesai berganti pakaian dan mematikan lampu.

Naka-lock na chapters
I-download ang Webfic app upang ma-unlock ang mas naka-e-excite na content
I-on ang camera ng cellphone upang direktang mag-scan, o kopyahin ang link at buksan ito sa iyong mobile browser
I-click upang ma-copy ang link